Tuan rumah Piala Asia U-19 2020, Uzbekistan, resmi memperpanjang penerapan lockdown mulai 10 Juli hingga 1 Agustus 2020. Keputusan ini terpaksa diambil karena kasus virus corona (COVID-19) yang menanjak.

Uzbekistan sebenarnya telah mencabut aturan lockdown pada Juni 2020. Namun, keputusan tersebut ternyata sebuah kesalahan. Akibat pencabutan lockdown, banyak masyarakat yang justru positif COVID-19.

Dilansir dari Reuters, hampir 11 ribu kasus COVID-19 dengan 40 kematian, lebih dari setengahnya terjadi dalam dua pekan belakangan. Andai tak kunjung membaik, kemungkinan lockdown ini akan terus berlanjut.

Jika hal tersebut terjadi, Piala Asia U-19 2020 yang rencananya akan digelar 14 hingga 31 Oktober mendatang di Uzbekistan bisa saja ditunda atau dimundurkan jadwalnya demi keselamatan seluruh peserta.

Namun, salah satu kontestan Piala Asia U-19 2020, Timnas Malaysia U-19, tidak terlalu pusing dengan kabar tersebut. Brad Maloney selaku nakhoda Harimau Muda tetap akan menjalani pemusatan latihan (TC) sesuai program.

“Ini di luar kemampuan kami. Kami hanya perlu menunggu dan melihat,” kata Brad Maloney dilansir dari New Straits Times.

“Kami tidak akan mengubah rencana kami. Tujuan utama adalah untuk memastikan semua pemain siap menghadapi kejuaraan itu hingga pengumuman resmi,” tuturnya menambahkan.

Di Piala Asia U-19 2020, Malaysia tergabung di Grup B bersama Qatar, Tajikistan, dan Yaman. Sementara Indonesia ada di Grup A dengan tuan rumah Uzbekistan, Kamboja, dan Iran.

Baca juga artikel VOCKET FC Indonesia lainnya yang telah kami sediakan untuk Anda

Jika U-20 Sukses, Menpora Optimis Indonesia Bisa Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Senior

Main Di Liga Swedia, Nyoman Paul Aro Dihubungi Asisten Timnas Indonesia U-19

Shin Tae-yong Tak Pasang Target Juara Di Piala AFF 2020