Exco PSSI, Hasani Abdulgani, buka suara soal rumor pemain keturunan Indonesia, Jordi Amat yang bakal bergabung ke klub Liga Malaysia, Johor Darul Ta’zim (JDT). Ia menegaskan tidak akan ikut campur.

Jordi Amat saat ini berada di Indonesia, bersama dengan calon pemain naturalisasi lainnya, yakni Sandy Walsh. Keduanya di Tanah Air untuk mengurus proses naturalisasi agar segera bisa membela tim nasional.

Namun, di tengah proses tersebut, rumor Jordi Amat yang akan bergabung Johor Darul Ta’zim (JDT) menguat. Apalagi pemain 31 tahun ini sudah resmi berpisah dengan klub sebelumnya di Belgia, yakni KAS Eupen.

Isu ini membuat publik gelisah, lantaran banyak yang berharap pemain mantan pemain Swansea City ini bisa terus berkarier di Eropa demi mendongkrak prestasi tim nasional.

Publik melalui media sosial pun banyak yang bertanya kepada Exco PSSI, Hasani Abdulgani. Namun, ia menegaskan bahwa tidak akan ikut campur mengenai keputusan pemain dalam memilih klub.

Hasani mengatakan bahwa tugasnya hanyalah membantu pelatih Shin Tae-yong mendapatkan pemain keturunan yang diinginkan untuk tim nasional.

“Kepada teman-teman yang bertanya soal Jordi Amat ke JDT. Tugas saya adalah membantu coach STY untuk bernegosiasi sama pemain keturunan yang bermain di luar negeri. Fokus kami hanya di timnas,” tulis Hasani di Instagram.

“Kami tidak ikut campur soal pilihan pemain untuk memilih bermain di klub mana, karena itu adalah hak setiap pemain. Terima kasih,” lanjutnya.

Jordi Amat memang memiliki hak untuk bergabung klub manapun. Namun, jika dirunut dari awal tujuan naturalisasi ini, pemain asal Spanyol itu seharusnya tetap berkarier di Eropa.

Pasalnya, tujuan naturalisasi ini untuk kepentingan timnas, yang mana Indonesia butuh pemain-pemain yang berkarier di kompetisi level tinggi untuk bisa bersaing tak hanya di ASEAN, tetapi di Asia.