Follow Untuk Isu-isu Viral Kemaskini Terkini

Bintang Johor Darul Ta’zim (JDT), Safawi Rasid, tengah menjadi perbincangan hangat di negaranya Malaysia setelah dilaporkan sedang diminati klub Portugal, Portimonense SC.

Ketertarikan Portimonense SC pun dikonfirmasi oleh Direktur Olahraga JDT, Martin Prest. Ia membenarkan bahwa pihak JDT telah menerima penawaran resmi dari Portimonense SC.

Martin Prest juga menjelaskan bahwa JDT kemungkinan besar akan melepas Safawi Rasid ke Portugal demi karier sang pemain. Namun, ia belum bisa menjelaskan rinciannya karena komunikasi masih berjalanan.

“JDT ingin membenarkan bahwa kami telah menerima tawaran untuk Safawi Rasid dari Portimonense SC. Kami percaya tawaran itu baik untuk JDT dan Safawi, dan dengan itu, kami bersedia melepas Safawi untuk melanjutkan karier di Eropa,” kata Martin Prest.

“Kami tidak dapat menjelaskan rincian tawaran karena rundingan akhir masih berjalan,” tuturnya menutup.

Kabar Safari Rasid diminati Portimonense SC turut terdengar hingga ke telinga pelatih Madura United, Rahmad Darmawan. Sebagai pelatih yang mengorbitkan Safawi, ia ikut bangga dengan pencapaian pemain 23 tahun itu.

“Saya hanya ikut bangga saja dan senang Safawi bisa sejauh ini. Anak ini memang baik di luar dan di dalam latihan maupun pertandingan,” kata Rahmad Darmawan ketika dihubungi Vocket FC Indonesia.

Rahmad Darmawan memang tahu betul siapa Safawi Rasid. Sebab, dia adalah pelatih yang menemukan bakat Safawi Rasid ketika menangani T-Team (sekarang Terengganu II). Ketika itu, ia berani mempromosikan pemain yang baru berusia 16 tahun ke tim senior T-Team.

Di bawah asuhan Rahmad Darmawan, performa Safawi Rasid bersama T-Team semakin mengkilat hingga akhirnya raksasa Malaysia, JDT, memboyongnya setelah musim 2016 berakhir.

Sejak saat itu, permainan Safawi Rasid semakin berkembang hingga menjadi pemain vital Timnas Malaysia dan kini selangkah lagi bakal berkarier di Eropa.

Dengan berbagai kesuksesannya saat ini dan namanya yang semakin melambung, Rahmad Darmawan hanya berpesan agar pemain asal Terengganu tersebut tidak kehilangan sifat rendah hati.

“Tetap jadi orang yang seperti saat ini, rendah hati ,” tutup mantan pelatih Timnas Indonesia U-23 itu.

Baca juga artikel VOCKET FC Indonesia lainnya yang telah kami sediakan untuk Anda

Tanggapan Hansamu Yama Usai Dikritik Netizen Karena Makanan Tak Sehat

Mundur Dari Persipura, Sylvano Comvalius Jadi Pemain Asing Ke-6 Yang Tinggalkan Klub Liga 1 2020

Shin Tae-yong Tak Tertarik Panggil Pemain Yang Tidak Memiliki Darah Indonesia