Langgan saluran Telegram kami untuk kemaskini berita baharu dan isu terkini. VOCKET

PSSI telah mengumumkan daftar 36 pemain yang dipanggil Shin Tae-yong untuk mengikuti pemusatan latihan atau training center (TC) Timnas Indonesia pada 19-30 September 2021.

Dari nama-nama yang dipanggil, rupanya tidak hanya menimbulkan keheranan bagi para pecinta sepak bola Tanah Air, tetapi juga pelatih-pelatih klub Liga 1 2021/2022.

Dua pelatih yang berani speak-up adalah pelatih Bhayangkara FC, Paul Munster, dan Milomir Seslija selaku nakhoda PSM Makassar. Kedua pelatih asing itu mempertanyakan keputusan Shin Tae-yong.

Paul Munster heran dengan Shin Tae-yong terkait pemanggilan Evan Dimas Darmono dan Adam Alis. Padahal, keduanya tidak menjadi starting XI dalam tiga laga Bhayangkara FC dan sedang dalam masa pemulihan.

“Pemain yang dipanggil itu kan Evan Dimas dan Adam Alis,” kata Paul Munster usai pertandingan melawan Madura United.

“Saya sebenarnya bingung dalam tiga pertandingan yang sudah dimainkan oleh Bhayangkara FC dua pemain ini bukanlah starting dan mereka juga dalam pemulihan,” lanjutnya.

“Jadi saya bingung cara pemanggilan pemain ini. Bagi saya kok dua pemain dengan kondisi seperti itu bisa masih dipanggil Timnas Indonesia,” tuturnya menambahkan.

Hal senada juga disampaikan Milomir Seslija. Pelatih yang akrab disama Milo itu turut heran mengapa tidak ada pemain PSM yang ikut TC Timnas Indonesia.

“Apakah pelatih-pelatih Timnas Indonesia tidak melihat pertandingan di sini, talenta yang ada sekarang, yang berkembang?” ujar Milo usai laga melawan Persebaya Surabaya.

“Pelatih Timnas membawa apa yang dia mau, dengan menjadikannya seperti Korea Selatan, ini Indonesia,” imbuh eks pelatih Arema FC tersebut.

Selain dua pelatih di atas, pecinta sepak bola Indonesia juga mempertanyakan beberapa nama pemain yang dipanggil Timnas Indonesia. Mereka tak main di Liga 1 atau bahkan cadangan, tetapi mampu melangkahi pemain yang tampil reguler di klub dan menunjukkan performa apik.

Anda Mungkin Suka

© 2021 The Vocket Sdn Bhd (1305683-A), a part of Media Prima Group