PSSI berencana melanjutkan Liga 1 dan Liga 2 2020 pada September dan Oktober mendatang. Rencana ini telah disampaikan PSSI dalam rapat virtual bersama seluruh klub pada Selasa (2/6/2020) siang WIB.

Dikarenakan virus corona (COVID-19), PSSI melakukan beberapa penyesuaian dalam melanjutkan kompetisi, beberapa di antaranya adalah memusatkan pertandingan di Pulau Jawa, menghapus aturan degradasi, dan hanya dua tim Liga 2 yang promosi (awalnya tiga).

Khusus keputusan menghapus aturan degradasi, tentu menimbulkan berbagai tanggapan. Seperti ada yang kurang dalam sebuah liga, ada klub yang juara tetapi tidak ada tim yang terdegradasi.

Namun, perlu diketahui, kebijakan seperti itu juga diambil oleh Federasi Sepak Bola Jepang (JFA). Mereka melanjutkan Liga Jepang (J1 League) 2020 tanpa degradasi karena itu cukup adil di tengah kondisi pandemi.

J-League

Tidak adanya degradasi ini berlaku untuk J1 League (kasta teratas), J2 League (kasta kedua), dan J3 League (kasta ketiga). Meski begitu, sistem promosi tetap diberlakukan.

Artinya, akan ada dua tim dari J2 League dan J3 League yang naik kasta. Sehingga jumlah kontestan J1 League yang biasanya 18 pun akan menjadi 20 tim di musim 2021.

Dengan bertambahnya jumlah tim di musim 2021, maka jumlah degradasi juga akan bertambah menjadi empat tim. Sehingga, pada musim 2022, J1 League akan kembali diikuti 18 tim.

Namun, untuk Liga 1 2020 nanti apakah konsep seluruhnya sama seperti Liga Jepang? Belum bisa dipastikan. Sebab, PSSI belum memberikan keputusan dan pedoman kompetisi secara resmi.

Sebagai informasi tambahan, Liga Jepang 2020 direncanakan akan kembali bergulir pada 27 Juni atau 4 Juli 2020 setelah ditunda sejak akhir Februari lalu karena COVID-19.

Baca juga artikel VOCKET FC Indonesia lainnya yang telah kami sediakan untuk Anda

Marcel Kalonda, Bek 22 Tahun Calon Pemain Naturalisasi Terbaru Timnas Malaysia

Liga 1 2020 Bakal Dilanjut September?

Gaji Telat Dan Dipotong 50 Persen, Shin Tae-yong Memaklumi