Langgan saluran Telegram kami untuk kemaskini berita baharu dan isu terkini. VOCKET

PSM Makassar gagal melaju ke partai final Piala Menpora 2021 usai kalah dari Persija Jakarta pada babak adu penalti di Stadion Manahan, Solo, Minggu (18/4/2021).

Meski kalah, nama penjaga gawang PSM, yakni Hilman Syah, ramai menjadi bahan pembicaraan netizen. Itu karena performa apiknya saat adu penalti.

Kiper 23 tahun itu sukses membuat empat tepisan saat adu penalti kontra Persija. Namun, banyaknya penendang PSM yang gagal membuat skuat Juku Eja akhirnya tersingkir.

Nah, berbicara mengenai Hilman Syah, ada beberapa fakta menarik yang telah dirangkum oleh Vocket FC Indonesia. Berikut di antaranya:

1. Masih muda, usia 23 tahun

Hilman Syah masih begitu muda sebagai seorang pesepak bola. Usianya baru menginjak 23 tahun, dia yang lahir pada 25 Mei 1997 itu memiliki potensi untuk berkembang lebih hebat lagi.

2. Dulunya kiper

Siapa sangka, Hilmansyah yang begitu kokoh di mistar gawang dulunya seorang gelandang. Dilansir dari Indosport, ia mendapat posisi itu saat awal masuk sekolah sepak bola (SSB).

Namun, ketika ada pertandingan, SBB tersebut tidak memiliki kiper. Akhirnya Hilmansyah ditempatkan oleh sang pelatih untuk mengisi pos penjaga gawang.

Selain faktor tersebut, Hilmansyah juga termotivasi oleh pamannya yang seorang kiper dan pernah bermain untuk klub kota kelahirannya, Persijo Jeneponto.

“Sebenarnya sudah bakat sejak kecil, bakat alamilah bisa dibilang dan terus diasah sejak ikut sekolah sepak bola (SSB),” ujar Hilmansyah.

“Selain itu, saya termotivasi oleh paman yang juga seorang penjaga gawang dan pernah memperkuat Persijo (Jeneponto),” lanjutnya.

“Tapi pada saat SSB saya akan mengikuti laga perdananya, ternyata tidak ada kiper sehingga pelatih mengembalikan saya ke posisi itu,” tuturnya menambahkan.

3. Pernah dapat panggilan seleksi Timnas Indonesia U-22, tapi gagal

Bakat Hilman Syah sebagai kiper sudah mulai tercium sejak Liga 1 2018. Dia memang bukanlah kiper utama, tetapi penampilannya di tiga laga terakhir bersama PSM membuat namanya masuk radar tim nasional.

Pada awal Januari 2019, Hilman Syah mendapat panggilan seleksi Timnas Indonesia U-22 asuhan Indra Sjafri untuk persiapan Piala AFF U-22, Kualifikasi Piala Asia U-23, dan SEA Games.

Namun, dia langsung dicoret pada pemusatan latihan tahap pertama karena tidak memenuhi beberapa kriteria dari tim pelatih, yakni skill, fisik, kecerdasan taktik, dan mental.

“Kami kembalikan tiga pemain ke klub untuk mencoba perbandingan pemain yang baru dan jumlah sama yakni tiga pemain juga,” kata Indra Sjafri seperti dikutip dari situs resmi PSSI.

“Semua informasi tentang kesehatan, fisioterapi, psikotes, dan kemampuan mereka sudah kami dapatkan. Jadi, tidak terlalu sulit buat saya untuk menentukan siapa yang lanjut atau tidak,” ujar pelatih berusia 55 tahun itu.

Sementara itu, penampilan Hilman Syah kini banyak membuat publik kesemsem. Tidak sedikit yang berharap kiper 23 tahun ini bisa mendapat kesempatan membela Timnas Indonesia yang akan berlaga di Kualifikasi Piala Dunia 2022 pada Juni nanti.

Anda Mungkin Suka

© 2022 The Vocket Sdn Bhd (1305683-A), a part of Media Prima Group