Langgan saluran Telegram kami untuk kemaskini berita baharu dan isu terkini. VOCKET

PSSI telah mengumumkan 34 nama pemain yang dipanggil untuk mengikuti pemusatan latihan atau training center (TC) Timnas Indonesia untuk persiapan menghadapi tiga pertandingan sisa Kualifikasi Piala Dunia 2021.

Nama-nama top telah dipanggil, termasuk para pemain yang berkarier di luar negeri seperti Yanto Basna (PT Prachuap FC), Ryuji Utomo (Penang FC), Egy Maulana Vikri (Lechia Gdansk), hingga Asnawi Mangkualam (Ansan Greeners).

Namun, tidak dengan Saddil Ramdani yang berkarier bersama Sabah FC. Padahal dirinya tengah menampilkan performa apik bersama Sabah FC dengan mengemas tiga gol dalam enam laga terakhirnya.

Netizen pun kemudian menyerbu Instagram salah asisten pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong, yakni Nova Arianto. Tidak sedikit yang bertanya alasan mengapa Saddil tak dipanggil.

Nova pun melayani pertanyaan netizen. Ia mengakui bahwa Saddil merupakan pemain yang berkualitas dan bagus, tetapi staf pelatih memiliki pertimbangan tersendiri dalam memilih pemain.

“Kami paham Riko dan Saddil pemain bagus, tapi banyak penilaian dalam memanggil atau memilih pemain. Staff coaching mungkin punya pemikiran lain,” tulis Nova menjawab pertanyaan @bd_latif023.

Kemudian, Nova membantah bahwa Shin Tae-yong belum tahu kualitas Saddil. Pelatih asal Korea Selatan itu dinilai tahu gaya permainan Saddil karena pernah diundang TC Timnas Indonesia.

Namun, Nova menganggap Shin Tae-yong memiliki kriteria tersendiri sehingga mengapa Saddil tidak dipanggil kembali untuk mengikuti pemusatan latihan skuat Garuda.

“Saya rasa Coach Shin sudah tahu gaya main Saddil dan sempat dipanggil TC di Jakarta. Mengenai dipanggil atau tidak ada di head coach dan saya percaya itu yang terbaik,” tulis Nova ketika membalas pertanyaan @andrekurniawan57099.

“Karena head coach memiliki kriteria tersendiri dalam memilih pemain. Doanya semoga pemain yang ada saat ini bisa memberikan yang terbaik,” lanjutnya.

Anda Mungkin Suka

© 2021 The Vocket Sdn Bhd (1305683-A), a part of Media Prima Group