Liga 1 2019 telah selesai pada Minggu (22/12/2019) malam WIB. Bali United yang menjadi juara liga telah menerima trofinya setelah melakoni laga pamungkas melawan Madura United di Stadion I Wayan Dipta, Bali.

Selain penyerahan trofi juara, pada kesempatan itu turut diserahkan berbagai penghargaan individu, mulai dari top skor, Pemain Terbaik, Pemain Muda Terbaik, hingga Pelatih Terbaik.

Namun, acara penganugerahan tersebut bisa dibilang cukup sederhana. Para pemenang hanya naik mimbar yang berada di lapangan. Itu pun banyak dari para pemenang yang cuma diwakilkan.

Acara penghargaan Liga 1 2019 memang terkesan simpel. Kondisi itu sangat berbeda jika dibandingkan dengan kompetisi negara tetangga, seperti Malaysia, Vietnam, dan Thailand.

Ketiga negara tersebut menyiapkan sebuah acara tersendiri untuk penyerahan penghargaan individu. Mereka menggelarnya pun di sebuah ruangan, sehingga acara terlihat elegan dan terkesan menarik.

Berikut Vocketfc Indonesia memberikan gambaran acara penghargaan di negara tetangga.

1. Malaysia

Di Liga Super Malaysia, ada banyak penghargaan yang diberikan di akhir musim. Tidak hanya sekadar pemain terbaik, pelatih terbaik, hingga top skor, Malaysia turut memberikan penghargaan kepada suporter sampai media sosial klub.

Acara penganugerahaan di Malaysia atau yang akrab dikenal dengan Anugerah Bolasepak Kebangsaan 2019 (ABK 19) juga digelar di sebuah gedung. Berikut suasananya.

2. Vietnam

Sama seperti Malaysia, Vietnam turut memperhatikan betul acara-acara penghargaan kompetisinya. Mereka turut menggelar acara itu di luar lapangan alias di sebuah gedung. Sehingga, acara penghargaan terlihat elegan.

3. Thailand

Sudah tidak diragukan lagi bagaimana pengelolaan Liga Thailand. Dengan status mereka sebagai liga terbaik Asia Tenggara, aspek kompetisi dan pelengkapnya diperhatikan betul. Berikut suasana FA Thailand Awards 2018.

Mari follow Instagram baru Vocketfc Indonesia

Baca juga artikel VOCKET FC edisi bahasa Indonesia lainnya yang telah kami sediakan untuk Anda.

Selamat, Egy Maulana Vikri Raih Penghargaan Di Polandia

Rekap Rumor Dan Transfer Pemain Liga 1 Selama Seminggu Terakhir

Jadi Pelatih Baru Sabah FA, Kurniawan Dwi Yulianto Ingin Bawa Pemain Dari Indonesia

1 KOMEN
  • Hendra sulaiman

    Mungkin karena pengelolaan liga1 di Indonesia msh amatiran jadi acara penghargaan nya pun msh amatir jg, tdk se mewah di negara lain. Ayolah PSSI ubah mindset kalian utk menjadi negara yg sepakbolanya menjadi level dunia. Jgn malu belajar sama korea Selatan dan Jepang yg sepakbolanya sdh beberapa langkah lebih maju dari kita.

Anda Mungkin Suka

© 2020 The Vocket Sdn Bhd (1305683-A), a part of Media Prima Group